Senin, 30 November 2015

Teknologi dan Olahraga

Makalah Anggar
TEKNOLOGI & OLAHRAGA
























Disusun Oleh :
Afdol Febriansyah (14060474080)





Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Keolahragaan
Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga
2015



KATA PENGANTAR
           
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah  ini dimana makalah ini disusun untuk memenuhi nilai tugas mata kuliah Olahraga Pilihan (OrPil) Anggar
Pada penulisan makalah ini penulis mengalami berbagai kendala, tapi syukur alhamdulillah berkat keinginan untuk memperoleh nilai yang maksimal pada mata kuliah ini penulis dapat menyelesaikannya.
Isi dari makalah ini adalah mengenai peranan teknologi dalam olahraga (khususnya anggar) dimana materi yang terdapat di dalam makala ini bersumber dari pemikiran saa sendiri dan sedikit materi saya cari lewat internet. Saya menyadari makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh sebab itu saya mengharapkan kritik dan saran dari pembaca yang sifatnya membangun demi kelengkapan dan kebenaran isi dari makalah ini. Harapan saya semoga pembuatan makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca
Terimakasih.












Surabaya,        Desember 2015








(   Afdol Febriansah   )

DAFTAR ISI

Kata Pengantar         .           .           .           .           .           .           .           .           .           I
DAFTAR ISI .           .           .           .           .           .           .           .           .           .           II
BAB I .           .           .           .           .           .           .           .           .           .           .           1
PENDAHULUAN    .           .           .           .           .           .           .           .           1
1.1 Latar belakang    .           .           .           .           .           .           .           1
1.2 Rumusan Masalah          .           .           .           .           .           .           2
1.3 Tujuan Penulisan            .           .           .           .           .           .           2
1.4 Manfaat Penulisan          .           .           .           .           .           .           2
BAB II            .           .           .           .           .           .           .           .           .           .           3
PEMBAHASAN       .           .           .           .           .           .           .           .           3
2.1 Kendala Penggunaan Teknologi           .           .           .           .           3
2.2  Teknologi Apa Yang Dapat Digunakan           .           .           .           3
2.3 Cara Kerja Teknologi    .           .           .           .           .           .           4          2.4 Peranan Pelatih            .           .           .           .           .           .           .           4

BAB III          .           .           .           .           .           .           .           .           .           .           5
PENUTUP
3.1 Kesimpulan          .           .           .           .           .           .           .           5
3.2 Saran        .           .           .           .           .           .           .           .           5


BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar belakang
Anggar adalah seni budaya olahraga ketangkasan dengan senjata yang menekankan pada teknik kemampuan seperti memotong, menusuk atau menangkis senjata lawan dengan menggunakan keterampilan dalam memanfaatkan kelincahan tangan.
Dalam olahraga Anggar, untuk dapat memenangkan pertandingan peanggar harus mencapai poin dari yang ditentukan dan waktu yang ditentukan pula. Untuk itu, sangatlah penting bagi peanggar untuk bisa menguasai teknik-teknik terutama teknik penyerangan.
Menyerang adalah salah satu kunci kemenangan pada pertandingan Anggar, penting bagi pelatih untuk melatih atletnya dalam hal menyerang. Pada gerak serang sendiri, biasanya pelatih di Indonesia hanya mengevaluasi hasil latihan atletnya secara oral. Padahal di luar sana sudah banyak pelatih yang memanfaatkan canggihnya teknologi untuk membantu mengevaluasi letak kesalahan gerak peanggar dan hasilnyapun memberikan dampak yang positif. Teknologi yang dimaksud disini yaitu alat yang dapat memperlihatkan letak kesalahan gerak peanggar baik dalam latihan maupun pertandingan yang nantinya akan dievaluasi bersama secara visual. Dengan alat bantu visual tentunya akan bisa lebih memberikan stimulun bagi peanggar untuk memberikan perubahan terhadap penampilannya karena peanggar tahu letak kesalahan geraknya dengan bantuan teknologi visual tersebut.






1.2 Rumusan Masalah
            Berdasarkan uraian pada latar belakang di atas, dapat dirumuskan masalah sebagai berikut.
1.      Apa yang menjadi kendala penggunaan teknologi dalam mengevaluasi?
2.      Teknologi apa yang dapat digunakan untuk membantu pelatih dalam mengevaluasi atletnya?
3.      Cara kerja teknologi dalam evaluasi hasil latihan/pertandingan?
4.      Dapatkah pelatih memerannkan perannya dengan baik?


1.2  Tujuan Penulisan
Berdasarkan rumusan masalah di atas, tujuan dari penulisan makalah ini adalah :
1.      Untuk mengetahui kendala penggunaan teknologi dalam evaluasi
2.      Untuk mengetahui cara kerja teknologi dalam evaluasi gerak atlet anggar

1.3  Manfaat Penulisan
Hasil dari penulisan makalah ini dapat berguna untuk :
1.      Menyadarkan pelatih agar dapat memanfaatkan IPTEK secara luas
2.      Memberikan pengetahuan mengenai pemanfaatan IPTEK dalam olahraga




BAB II
PEMBAHASAN
2.1 KENDALA PENGGUNAAN TEKNOLOGI
Dari rekam jejak prestasi anggar di kancah Internasional, Indonesia masih belum bisa berbicara banyak di kancah Internasional. Bicara soal “kancah Internasioanal” tentu tidak lepas dari prestasi. Soal prestasi, olahraga anggar belum banyak menyumbangkan prestasi yang ‘wah’ untuk Indonesia. Perkembangan olahraga anggar belum mendarahdaging dalam masyarakat Indonesia, karena masyarakat kita lebih memilih olahraga lain yang lebih mendunia seperti Sepakbola, Bulutangkis, dll.
Mengenai prestasi tentu tidak lepas dari metode kepelatihan. Menurut saya, kepelatihan di Indonesia belum dapat memaksimalkan peranan IPTEK. Padahal, jika saja IPTEK lebih dimaksimalkan pasti akan memberikan dampak yang positif untuk perkembangan prestasi atlet.
Ada beberapa kendala yang membuat pelatih belum menggunakan teknologi :
1.      Minimnya pengetahuan pelatih tentang teknologi
2.      Tidak adanya anggaran dalam penyediaan teknologi
3.      Pelatih yang “kudet (kurang up to date”
4.      Masih berjiwa “tradisional”

2.2 TEKNOLOGI APA YANG DAPAT DIGUNAKAN
Seiring perkembangan zaman, sudah banyak sekali teknologi yang dimasukkan dalam dunia kepelatihan untuk menganalisis dan mengevaluasi hasil kerja si atlet baik saat latihan maupun pertandingan. Contoh teknologi sederhana yang dapat digunakan dalam menganalisis pergerakan atlet yaitu dengan menggunakan kamera dan computer.



2.3  CARA KERJA TEKNOLOGI
Dengan tersedianya teknologi seperti kamera dan computer, kita bisa mensetting sedemikian rupa agar dapat bermanfaat bagi perkembangan atlet kita. Kamera digunakan untuk merekam pergerakan atlet dan komputer digunakan untuk melihat hasil rekaman. Kamera yang digunakan tentu bukan kamera biasa, tapi perlu kamera yang “luar biasa” untuk hasil yang luar biasa pula. Komputer (bisa juga menggunakan laptop, tablet, dll) digunakan untuk mengedit atau merangkum hal yang perlu dievaluasi dari latihan atau pertandingan atlet. Selain kedua alat itu dibutuhkan juga teknisi untuk memanage proses tersebut, atau akan lebih baik jika pelatihnya sendiri yang bisa mengaplikasikan teknologi tersebut.

2.4  PERANAN PELATIH
Selain pentingnya penggunaan teknologi, tentu peranan pelatih lah yang lebih berpengaruh pada keberhasilan atletnya. Seorang pelatih harus bisa menganalisis dimana letak kesalahan si atlet yang harus diperbaiki baik dengan menggunakan teknologi maupun tanpa teknologi (pengamatan mata pelatih).
Oleh karena itu pelatih harus benar-benar kompeten dibidangnya, ia harus mengerti teori-teori mengenai kepelatihan. Selain itu, pelatih yang baik harus menjadi pendengar yang baik, mengerti ilmu anatomi dan fisiologi, serta faham betul akan psikologi atletnya.








BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
            Dari uraian di atas dapat dibuat suatu simpulan bahwa teknologi dan olahraga tidak dapat dipisahkan. Keduanya dapat saling membantu dalam hal kemudahan dan kepuasan. Sebuah teknologi tidak akan selalu bisa membantu dan memberikan kemudahan bagi olahraga jika tidak ada sumber daya manusia yang kompeten menangani teknologi itu. Dan olahraga tidak bisa terus “tradisional”, untuk dapat membuat olahraga itu menarik diperlukan beberapa teknologi untuk menopang kebutuhan olahraga. Pada intinya, peranan pelatih juga penting dalam perkembangan olahraga.

3.2 Saran
            Manfaatkanlah teknologi sesuai kebutuhan, jangan sampai nilai-nilai dalam olahraga hilang karena pemakaian teknologi yang berlebih.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar