Makalah
Anggar
TEKNOLOGI &
OLAHRAGA

Disusun Oleh :
Afdol Febriansyah (14060474080)
Universitas
Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu
Keolahragaan
Jurusan
Pendidikan Kepelatihan Olahraga
2015
KATA PENGANTAR
Puji
syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya
sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah
ini dimana makalah ini disusun untuk memenuhi nilai tugas mata kuliah Olahraga
Pilihan (OrPil) Anggar
Pada
penulisan makalah ini penulis mengalami berbagai kendala, tapi syukur
alhamdulillah berkat keinginan untuk memperoleh nilai yang maksimal pada mata
kuliah ini penulis dapat menyelesaikannya.
Isi
dari makalah ini adalah mengenai peranan teknologi dalam olahraga (khususnya
anggar) dimana materi yang terdapat di dalam makala ini bersumber dari
pemikiran saa sendiri dan sedikit materi saya cari lewat internet. Saya
menyadari makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh sebab itu saya
mengharapkan kritik dan saran dari pembaca yang sifatnya membangun demi
kelengkapan dan kebenaran isi dari makalah ini. Harapan saya semoga pembuatan
makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca
Terimakasih.
Surabaya, Desember
2015
( Afdol Febriansah )
DAFTAR ISI
Kata
Pengantar . . . . . . . . . I
DAFTAR
ISI . . . . . . . . . . II
BAB I . . . . . . . . . . . 1
PENDAHULUAN . . . . . . . . 1
1.1 Latar belakang . . . . . . . 1
1.2
Rumusan Masalah . . . . . . 2
1.3
Tujuan Penulisan . . . . . . 2
1.4
Manfaat Penulisan . . . . . . 2
BAB II . . . . . . . . . . 3
PEMBAHASAN . . . . . . . . 3
2.1 Kendala Penggunaan Teknologi . . . . 3
2.2 Teknologi Apa
Yang Dapat Digunakan . . . 3
2.3 Cara Kerja
Teknologi . . . . . . 4 2.4 Peranan Pelatih . . . . . . . 4
BAB III . . . . . . . . . . 5
PENUTUP
3.1
Kesimpulan . . . . . . . 5
3.2
Saran . . . . . . . . 5
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
Anggar adalah seni budaya olahraga ketangkasan
dengan senjata yang
menekankan pada teknik kemampuan seperti memotong, menusuk atau menangkis senjata
lawan dengan menggunakan keterampilan dalam memanfaatkan kelincahan tangan.
Dalam olahraga Anggar,
untuk dapat memenangkan pertandingan peanggar harus mencapai poin dari yang
ditentukan dan waktu yang ditentukan pula. Untuk itu, sangatlah penting bagi peanggar
untuk bisa menguasai teknik-teknik terutama teknik penyerangan.
Menyerang adalah salah satu
kunci kemenangan pada pertandingan Anggar, penting bagi pelatih untuk melatih
atletnya dalam hal menyerang. Pada gerak serang sendiri, biasanya pelatih di
Indonesia hanya mengevaluasi hasil latihan atletnya secara oral. Padahal di
luar sana sudah banyak pelatih yang memanfaatkan canggihnya teknologi untuk
membantu mengevaluasi letak kesalahan gerak peanggar dan hasilnyapun memberikan
dampak yang positif. Teknologi yang dimaksud disini yaitu alat yang dapat
memperlihatkan letak kesalahan gerak peanggar baik dalam latihan maupun
pertandingan yang nantinya akan dievaluasi bersama secara visual. Dengan alat
bantu visual tentunya akan bisa lebih memberikan stimulun bagi peanggar untuk
memberikan perubahan terhadap penampilannya karena peanggar tahu letak
kesalahan geraknya dengan bantuan teknologi visual tersebut.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian pada latar
belakang di atas, dapat dirumuskan masalah sebagai berikut.
1.
Apa yang menjadi kendala penggunaan teknologi dalam
mengevaluasi?
2.
Teknologi apa yang dapat digunakan untuk membantu
pelatih dalam mengevaluasi atletnya?
3.
Cara kerja teknologi dalam evaluasi hasil
latihan/pertandingan?
4.
Dapatkah pelatih memerannkan perannya dengan baik?
1.2 Tujuan Penulisan
Berdasarkan
rumusan masalah di atas, tujuan dari penulisan makalah ini adalah :
1.
Untuk mengetahui kendala penggunaan teknologi dalam
evaluasi
2.
Untuk mengetahui cara kerja teknologi dalam evaluasi
gerak atlet anggar
1.3 Manfaat Penulisan
Hasil dari
penulisan makalah ini dapat berguna untuk :
1.
Menyadarkan pelatih agar dapat memanfaatkan IPTEK
secara luas
2.
Memberikan pengetahuan mengenai pemanfaatan IPTEK dalam
olahraga
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 KENDALA PENGGUNAAN
TEKNOLOGI
Dari rekam jejak prestasi
anggar di kancah Internasional, Indonesia masih belum bisa berbicara banyak di
kancah Internasional. Bicara soal “kancah Internasioanal” tentu tidak lepas dari
prestasi. Soal prestasi, olahraga anggar belum banyak menyumbangkan prestasi
yang ‘wah’ untuk Indonesia. Perkembangan olahraga anggar belum
mendarahdaging dalam masyarakat Indonesia, karena masyarakat kita lebih memilih
olahraga lain yang lebih mendunia seperti Sepakbola, Bulutangkis, dll.
Mengenai prestasi tentu
tidak lepas dari metode kepelatihan. Menurut saya, kepelatihan di Indonesia
belum dapat memaksimalkan peranan IPTEK. Padahal, jika saja IPTEK lebih
dimaksimalkan pasti akan memberikan dampak yang positif untuk perkembangan
prestasi atlet.
Ada beberapa kendala yang
membuat pelatih belum menggunakan teknologi :
1.
Minimnya pengetahuan
pelatih tentang teknologi
2.
Tidak adanya anggaran
dalam penyediaan teknologi
3.
Pelatih yang “kudet (kurang up to date”
4.
Masih berjiwa “tradisional”
2.2 TEKNOLOGI
APA YANG DAPAT DIGUNAKAN
Seiring perkembangan zaman,
sudah banyak sekali teknologi yang dimasukkan dalam dunia kepelatihan untuk
menganalisis dan mengevaluasi hasil kerja si atlet baik saat latihan maupun pertandingan.
Contoh teknologi sederhana yang dapat digunakan dalam menganalisis pergerakan
atlet yaitu dengan menggunakan kamera dan computer.
2.3 CARA KERJA TEKNOLOGI
Dengan tersedianya teknologi seperti
kamera dan computer, kita bisa mensetting
sedemikian rupa agar dapat bermanfaat bagi perkembangan atlet kita. Kamera
digunakan untuk merekam pergerakan atlet dan komputer digunakan untuk melihat
hasil rekaman. Kamera yang digunakan tentu bukan kamera biasa, tapi perlu
kamera yang “luar biasa” untuk hasil yang
luar biasa pula. Komputer (bisa juga menggunakan laptop, tablet, dll) digunakan
untuk mengedit atau merangkum hal yang perlu dievaluasi dari latihan atau
pertandingan atlet. Selain kedua alat itu dibutuhkan juga teknisi untuk
memanage proses tersebut, atau akan lebih baik jika pelatihnya sendiri yang
bisa mengaplikasikan teknologi tersebut.
2.4 PERANAN PELATIH
Selain pentingnya penggunaan teknologi,
tentu peranan pelatih lah yang lebih berpengaruh pada keberhasilan atletnya.
Seorang pelatih harus bisa menganalisis dimana letak kesalahan si atlet yang
harus diperbaiki baik dengan menggunakan teknologi maupun tanpa teknologi
(pengamatan mata pelatih).
Oleh karena itu pelatih harus
benar-benar kompeten dibidangnya, ia harus mengerti teori-teori mengenai kepelatihan.
Selain itu, pelatih yang baik harus menjadi pendengar yang baik, mengerti ilmu
anatomi dan fisiologi, serta faham betul akan psikologi atletnya.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Dari
uraian di atas dapat dibuat suatu simpulan bahwa teknologi dan olahraga tidak
dapat dipisahkan. Keduanya dapat saling membantu dalam hal kemudahan dan
kepuasan. Sebuah teknologi tidak akan selalu bisa membantu dan memberikan
kemudahan bagi olahraga jika tidak ada sumber daya manusia yang kompeten menangani
teknologi itu. Dan olahraga tidak bisa terus “tradisional”, untuk dapat membuat olahraga itu menarik diperlukan
beberapa teknologi untuk menopang kebutuhan olahraga. Pada intinya, peranan
pelatih juga penting dalam perkembangan olahraga.
3.2
Saran
Manfaatkanlah
teknologi sesuai kebutuhan, jangan sampai nilai-nilai dalam olahraga hilang
karena pemakaian teknologi yang berlebih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar